Meningkatkan Kualitas Diri Dibulan Ramadhan
Muqaddimah
Jika umur kita hari ini 30 tahun dan kita mulai
berpuasa diusia baligh (15 tahun), itu berarti untuk ramadhan tahun ini kita
telah berpuasa selama 15 kali Ramadhan. Sekarang yang menjadi bahan renungan
bagi kita adalah apakah puasa kita selama 15 kali Ramadhan adakah diantara
puasa ramadhan kita yang diterima Allah SWT, adakah puasa kita mengangkat diri
kita menjadi orang yang bertaqwa yang diantara indikasi orang bertaqwa adalah
menerima dan melaksanakan dengan ikhlas apa yang diperintahkan Allah serta
menolak dan menjauhi apa yang dilarang oleh Allah SWT. Kita perlu khawatir
dengan Sabda Rasulullah SAW :
“ Betapa banyak orang yang berpuasa namun yang
didaptkannya hanyalah haus dan lapar”
I.
Hal-hal yang dapat meningkatkan
kualitas puasa kita
Agar puasa kita dapat
mengangkat derajat kita, maka puasa yang dilasanakan harus diniatkan
untuk mendapat ridha Allah SWT seperti dalam hadits Rasulullah SAW :
“Barang siapa yang berpuasa Ramadhon karena iman dan
mengharap pahala dari Allah Azza wa Jalla akan diampuni dosa-dosanya yang lalu”
dan kemudian melaksanakan amalan amalan amalan yang
disunnahkan dan dianjurkan dan meninggalkan perbuatan yang dilarang dan dibenci
Allah SWT.
Diantara hal-hal yang yang dianjurkan dibulan
Ramadahan :
a. Mendirikan Qiayamullail (Sholat Tarwih)
Rasulullah SAW bersabda :
“Barang siapa
yang menegakkan (sholat) Ramadhon
karena iman
dan mengharap pahala dari Allah Azza
wa Jalla
akan diampuni dosa- dosanya yang lalu”
b. Memperbanyak interaksi dengan Al Qur’an dan
banyak bersedekah
Firman Allah
Azza wajalla :
Dalam surat
Al Baqarah 185 dan Al Qadr
Bulan Ramadhan yang diturunkan didalamnya Al Qur’an
sebagai petunjuk bagi manusi dan Al Furqan
Ibnu Abbas
mariwayatkan :
“Adalah Rasulullahi SAW adalah orang yang paling dermawan, dan beliau
lebih dermawan lagi dibulan ramadhan ketika jibril menemuinya lalu membacakan
kepadanya Al Qur’an”
Hal-hal yang
mestinya dijaga dibulan Ramadhan :
1. Menjaga
anggota badan dari hal-hal yang diharamkan Allah SWT, seperti menjaga lisannya
dari dusta, gibah, menjaga matanya dst.
Rasuulullah SAW bersabda :
“Barang siapa yang tidak meninggalkan perkatan dusta
dan perbuatanya, maka Allah Azza wajalla tidak peduli dia meninggalkan makan
dan minumannya”
2. Menjaga
waktu dari perbuatan-perbuatan yang sifatnya sia-sia. Seperti main kartu dan
yang sejenisnya.
3. Menjauhi
pertengkaran dan debat kusir
Rasulullah SAW bersabda :
“
Puasa adalah tameng, maka apabila salah seorang dari kalian sedang berpuasa
janganlah bertengkar dengan mengangkat suara. Jika dia dicela dan disakiti maka
katakanlah saya sedang berpuasa.
II. Hal-hal yang diharapkan dapat memotifasi kita
untuk meleksanakan kedua hal tersebut diatas :
·
Mengetahui keutamaan puasa
·
Mengetahui hikmah dan faidah
puasa
a. Keutamaan Puasa
1.
"Puasa adalah
perisai dari api neraka, sebagaimana perisai yang melindungi dirimu pada
peperangan." (HR. Ahmad)
2.
"Barang siapa
berpuasa karena Allah, maka dengan tiap satu hari puasanya Allah akan
menjauhkannya dari api neraka sebanyak tujuh puluh kharif." (HR.
Bukhari Muslim)
3.
"Waktu berbuka bagi
orang yang berpuasa adalah saat-saat dimana doanya tidak akan ditolak (oleh
Allah)." (HR. Ibnu Majah dan Hakim)
4.
"Sesungguhnya
disurga itu ada pintu yang bernama Arrayyan. Melalui pintu inilah orang-orang
yang berpuasa masu k (dalam surga) pada hari kiamat. Selain mereka tak ada yang
masuk melalui pintu itu. Saat itu ada yang menyeru: "Mana orang-orang yang
rajin berpuasa?", maka mereka berdiri dan hanya mereka yang memasuki
(surga) melalui pintu itu. Setelah mereka masuk, ditutuplah pintu tersebut dan
tak ada lagi yang masuk melaluinya selain mereka." (HR.
Bukhari Muslim)
Hikmah dan Faidah Puasa
1. Puasa membiasakan orang
untuk bersabar melawan hawa nafsunya, dan
mengajarinya untuk menguasai dan mengendalikan diri dari hal-hal yang
mungkar dan dilarang oleh Allah SWT.
2. Puasa membantu seseorang untuk mewujudkan dan
membentuk ketakwaan yang kokoh dalam diri seorang muslim, dan inilah tujuan
terpenting disyari'atkannya puasa dibulan Ramadlan.
3. Puasa melatih kaum
muslimin untuk menjalankan berbagai macam ibadah, baik yang wajib maupun yang
sunnah sehingga nanti diharapkan setelah selesai Ramadlan mereka akan bertambah
ketaatannya kepada Allah SWT.
4. Membiasakan umat berlaku
disiplin, dan melahirkan kasih sayang kepada sesama, karena orang yang kaya
dapat merasakan kelaparan seperti yang dirasakan oleh orang miskin.
5. Menimbulkan rasa
persaudaraan dan rendah hati, karena orang yang berpuasa akan merasa bahwa
dirinya adalah makhluk yang lemah dan tidak pantas untuk sombong dan takabur.
6. Puasa juga mempunyai
manfaat terhadap kesehatan, karena ia dapat membersihkan usus-usus, memperbaiki
sistim pencernaan, mengurangi kegemukan dan lemak dalam perut.
Termasuk faidah berpuasa adalah mempersempit jalan
aliran darah yang merupakan jalan setan pada diri anak adam. Karena setan masuk
kedalam diri anak Adam melalui aliran darah sebagaimana yang dijelaskan oleh
Rasulullah SAW dalam hadist yang shohih.
tawwa..
BalasHapushehehe.. dimna kamu dpt nie blog Q?
HapusMasyaAllah....
BalasHapusBarakallahu fik !!!!